19 Januari 2010

Satu Sumber Tunggal

Pohon banyak memperhitungkan hujan badai, angin, dan matahari. Ada tanaman di Antarctica yang tumbuh dekat sekali dengan permukaan karena mereka tahu tentang angin. Mereka tahu bahwa kalau mereka membesarkan, mereka akan binasa, jadi mereka tumbuh sangat, sangat dekat sekali dengan permukaan, tapi hubungan mereka dengan matahari tetaplah konstan.



Saya ingin bicara tentang karunia hidup ini yang Anda punya sebagai seorang manusia. Apakah manusia itu? Apa yang membuat kita sangat berbeda? Pada satu tingkat, tak banyak beda antara kita dengan hewan yang lain. Mungkin perbedaannya tidak lebih besar daripada beda kucing dan anjing, tapi kita berbeda.

Apakah perbedaan itu? Ada hewan diluar sana yang bisa berlari lebih cepat dari kita, jadi itu bukan pada berlari. Dan ada hewan diluar sana yang bisa melompat melebihi kita, jadi itu bukan pada melompat. Bukan pula senyuman, karena monyet tersenyum cukup sering untuk memamerkan gigi mereka dan membuat semua yang lain tahu merekalah majikannya. Jadi itu bukan pada senyuman.

Apakah itu? Ini bukan berdasarkan ilmu pengetahuan, tapi kecenderungan Saya adalah bahwa merupakan kemampuan kita untuk menghargai, untuk menikmati, yang membuat kita menjadi siapa kita adanya. Anjing-anjing menikmati apa yang mereka menikmati. Ada tidak pertanyaan tentang itu. Mereka mengibas-ibaskan ekor mereka, dan mata mereka menyorot. Mereka bahkan juga punya senyuman. Mereka menikmati apa yang mereka nikmati. Kucing juga sama. Mereka menikmati apa yang mereka nikmati. Dan burung-burung menikmati apa yang mereka nikmati.

Tapi ada sesuatu yang kita bisa nikmati karena siapa kita adanya. Dan itu, menurut Saya, adalah apa yang membuat kita sedikit berbeda.

Sekarang lihatlah sejenak pada tanaman. Saya sedang mengemudi pada suatu hari, dan Saya perhatikan bahwa sekalipun tanahnya berombak-ombak, pepohonan tumbuh tegak, tidak tegak lurus dengan tanah. Kenapa? Karena akar-akar mereka berada dalam bumi ini, tapi hubungan mereka adalah dengan sesuatu yang berada di langit. Mereka perlu menyingkapkan dedaunan kepada matahari, dan semakin banyak semakin baik. Itulah hubungan mereka.

Pohon mengambil banyak hal untuk dipertimbangkan—hujan badai, angin, dan hubungan yang ia punya dengan matahari. Ada tanaman di Antarctica yang tumbuh dekat sekali dengan permukaan karena mereka tahu tentang angin. Mereka tahu bahwa kalau mereka mencoba untuk mengembang keluar, mereka akan binasa, jadi mereka tumbuh sangat, sangat dekat sekali dengan permukaan, tapi hubungan mereka dengan matahari tetaplah konstan.

Anda lihat banyak sekali rancangan—daun berbelit-belit, cabang, sistem akar, kulit kayu. Dan pohon punya hubungan dengan sesuatu yang sangat jauh darinya. Pohon tidak tahu seberapa jauh matahari. Tapi semua dalam rancangannya, dalam eksistensinya—sebagaimana kita menyebutnya—berada pada keseimbangan. Kalau keseimbangan itu dibahayakan, ia tidak dapat mewujud.

Kalau kita harus memandang pada eksistensi kita sendiri, seberapa seimbangkah itu? Kebanyakan dari kita berpikir, “Saya harus dapat bertahan di dunia ini, dan apapun yang dibutuhkan untuk tetap hidup adalah semua yang Saya perlukan. Titik. Habis perkara.”

Tapi dengan siapa kita punya hubungan asali itu? Apakah sumber tunggal dari inspirasi dalam kehidupan kita sehari-hari? Bagi Saya, itu tidak bisa berupa tokoh pahlawan. Itu tidak bisa berupa sesuatu yang Anda pelajari. Itu tidak bisa berupa sebuah ideologi atau penyair hebat atau seniman atau filsuf. Itu merupakan sesuatu yang berdiam dalam hati.

Faktanya adalah daya itu berada dalam semua orang—titik. Tapi pertanyaan satu-satunya adalah apakah kita mengenalinya, ataukah ia mewujud. Dan itu adalah apa yang Saya bicarakan di sini.

Saya tidak di sini untuk memperbaiki masalah-masalah Anda. Apa yang Saya mau Anda pahami adalah bahwa ada sesuatu yang nyata dalam diri Anda yang lebih besar daripada jumlah semua kebaikan dan keburukan Anda, tak peduli bagaimana Anda melihat diri Anda sendiri. Apapun yang telah Anda baca atau apapun yang Anda pikir, ada sesuatu yang berdiam dalam diri Anda. Dan itu adalah apa yang bisa menjadi titik tunggal inspirasi dalam hidup Anda.

Mudah-mudahan Anda akan menemukan dan menaruh perhatian pada hal itu yang ada dalam diri Anda dan bahwa Anda akan menempa hubungan dengannya. Karena kalau demikian Anda tidak akan cuma bertahan hidup, Anda akan berkembang pesat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar