09 September 2009

Pertemanan Anda

“Kita seperti kain yang dicuci dengan sabun keheningan berulang sampai berkilauan. Anda perlu berkilauan, bersinar, karena itu adalah potensi anda.” kata Kabir.


Pada abad kelima belas orang suci dari India biasanya bicara tentang bagaimana semua pepohonan yang tumbuh di sekeliling pohon cendana memulai tercium seperti cendana. Mereka bukan cendana, tapi saat mereka tumbuh, mereka menyerap bau harum itu.

Kalau begitu mungkinkah jika saya berteman dengan sesuatu paling indah dalam hidup saya, saya akan mulai menyerap sifat-sifatnya? Ya. Itulah arti ibarat itu.

Kalau berteman dengan kebodohan, saya akan menyerap sifat kebodohan, tapi kalau saya berteman dengan keheningan, saya akan mulai menyerap kwalitas keheningan. Kalau saya mau punya bau harum pengertian, Saya perlu berteman dengan pengertian.

Kalau ini bahkan jauh dari mungkin, kemungkinan apa yang ada bagi saya dalam hidup ini! Kabir, orang suci lain yang hidup di abad kelima belas, berkata, “Kita seperti kain yang dicuci dengan sabun keheningan berulang sampai berkilauan. Anda perlu berkilauan, bersinar, karena itu adalah potensi anda.” Anda bukan cendana, dan tidak akan jadi cendana. Tapi dapatkah anda menyerap beberapa bau harum cendana yang semerbak wangi? Ya. Disanalah terletak harapan anda.

Saya dengar dari orang di sekeliling dunia. Banyak yang berada dalam situasi sulit. Beberapa berada di penjara, beberapa dengan hukuman seumur hidup. Pesan saya sampai ke mereka, dan itu luar biasa bersemangat, karena harapan apa yang bisa mereka punya? Sekalipun dalam situasi begitu dimana ada sedikit harapan, mereka mencari harapan. Mereka mencari kesenangan. Mereka mencari keheningan!

Kita jadi sibuk melakukan begitu banyak hal yang kita pikir penting. Tapi mendengarkan seorang manusia sebagai kamu adanya. Apakah kebutuhan paling sejati anda? Kebutuhan paling sejati anda adalah terpuaskan.

Kita melewati jalan-raya kehidupan sambil berkata, “saya perlu ini, saya perlu ini, saya perlu ini.” Sebagian adalah yang kita pikirkan, dan sebagian lagi dari yang orang lain beritahu kita, “Ini yang anda butuhkan, ini yang anda perlukan, ini yang anda perlukan.” Aku telah mendengar orang banyak membicarakan tentang donat Krispy Crème. Saya dengar bahwa toko roti itu punya lampu yang menyala ketika donat keluar dari oven dan bahwa orang-orang melambatkan jalannya saat melewati toko kalau-kalau cahaya akan menyala. Dan jika begitu, apapun yang mereka lakukan, orang akan berhenti untuk membeli donat dan memuaskan keinginan mereka akan sesuatu yang lezat.

Itu menggoda. Kadang terpikir oleh saya, “Hmm, mungkin saya sebaiknya mencoba donat Krispy Crème.” Kemudian saya sadar, “saya tidak mau.” Apakah itu penting? Tidak. Tapi semua dalam perjalanan hidup ini memang penting: apa yang jadi milik saya dan yang bukan milik saya; apa yang saya tahu dan apa yang saya percaya; rasa dahaga saya dan dahaga yang sudah dibebankan atas saya. Ini subyek besar. Cara kita bicara, cara kita berpikir, cara kita membayangkan sesuatu dipengaruhi secara langsung oleh masyarakat di sekeliling kita, bukan oleh kita.

Apakah dahaga hakiki kita? Siapa anda? Apakah anda cuma boneka, tersusun menurut konsep papier-mâché-satu lapis kertas di atas satu kertas dan kertas lainnya? Atau apakah anda sesuatu lebih dari sekedar itu? Moga-moga jawabannya adalah "Ya,” karena kalau jawabannya “Tidak,” kita sedang bermasalah.

Bertemanlah dengan yang benar, dan anda akan terwarnai dengan ciri mereka. Bertemanlah dengan cahaya, dan anda akan memulai berpijar.

Kabar baiknya adalah bahwa tiap-tiap kita punya dahaga. Tiap-tiap kita punya pencarian untuk terpenuhi, berada dalam damai. Boleh jadi anda tidak menyadarinya, tapi jauh di dalam anda tahu tentangnya.

Bertemanlah dengan yang benar, dan anda akan terwarnai dengan ciri mereka. Bertemanlah dengan cahaya, dan anda akan memulai berpijar. Inilah transformasi seorang manusia menjadi "manusia" sejati. Sederhana, sadar akan eksistensi.

Ada keindahan dalam diri anda yang anda bisa bersentuhan selama sisa hidup anda. Ia abadi. Tak berwaktu. Indah. Sederhana. Tak banyak yang seperti itu di dunia ini. Kalau anda ingin berteman dengan itu, saya bisa membantu.

Prem Rawat

http://tprf.org• http://maharaji.net• http://contactinfo.net/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar